Alat grooming kucing yang paling berguna di rumah ada lima: sisir untuk bulu rontok, alat potong kuku, handuk yang cepat menyerap, pengering bulu, dan alat cukur untuk merapikan bagian tertentu. Kamu tidak perlu membeli semuanya sekaligus; mulai dari sisir, lalu tambah sesuai jenis bulu dan kebiasaan kucingmu.
Di bawah ini ada cara memilih tiap alat, cara pakainya di rumah, dan kapan sebaiknya grooming diserahkan ke groomer atau dokter hewan.
Alat Grooming Kucing Pertama: Sisir Sesuai Jenis Bulu
Sisir adalah peralatan grooming kucing yang paling sering dipakai. Kucing berbulu panjang perlu disisir lebih sering karena bulunya mudah kusut, sedangkan kucing berbulu pendek tetap perlu disisir untuk mengangkat bulu mati supaya tidak bertebaran di sofa dan baju.
Untuk bulu rontok, Deshedding Grooming Comb dibuat dari stainless steel dengan gagang TPR, berukuran 15,5 × 10,5 × 6 cm, dan punya tombol one click push untuk melepas bulu yang menyangkut di sisir dengan sekali tekan.
Cara pakai di rumah: sisir mengikuti arah tumbuh bulu. Mulai dari punggung atau sisi tubuh yang biasanya disukai kucing, dan jangan langsung menyisir perut, ekor atau kaki kalau kucing belum terbiasa. Berhenti saat kucing mulai gelisah, lanjutkan lain kali.
Sambil menyisir, perhatikan kulitnya. Kalau ada kemerahan, luka, kutu, kerak, atau bagian yang terasa sakit saat disentuh, tanyakan ke dokter hewan sebelum mencoba produk grooming baru.
Alat Potong Kuku
Gunakan gunting kuku khusus hewan, bukan gunting kuku manusia. Kalau kucing belum terbiasa, cukup satu atau dua kuku per sesi, lalu beri pujian atau treat.
Potong hanya ujung kuku yang bening. Bagian merah muda di dalam kuku (quick) berisi pembuluh darah dan saraf, jadi jangan sampai terpotong.
Langkah lengkapnya ada di panduan potong kuku kucing di rumah.
Setelah Mandi: Handuk dan Alat Pengering Kucing
Banyak kucing indoor tidak perlu sering mandi; sisir rutin sudah cukup. Mandi biasanya baru perlu kalau kucing sangat kotor, terkena sesuatu yang lengket, atau disarankan dokter hewan. Pakai shampoo khusus kucing, bukan shampoo manusia, dan bilas sampai bersih.
Setelah dibilas, keringkan dulu dengan handuk. Microfiber Pet Towel berukuran 62 × 23 cm dan, menurut halaman produknya, menyerap air 5 kali lebih banyak. Handuk ini ada di kategori Grooming Kits.
Untuk bulu tebal yang lama kering, Pet Portable Dryer Box adalah alat pengering kucing berbentuk kotak: bahan ABS, 48 × 45 × 49 cm, daya 800 watt, angin 360°, timer 5–90 menit, kecepatan dan waktu angin bisa diatur, dan bisa dilipat sampai 12 cm saat disimpan.
Kenalkan dryer box pelan-pelan, mulai dari pengaturan rendah dan waktu singkat, dan jangan tinggalkan kucing tanpa pengawasan selama di dalamnya. Kalau memakai hair dryer biasa, pilih suhu rendah dan jaga jaraknya supaya tidak terlalu panas.
Soal mandi dan menjemur kucing, baca juga bolehkah menjemur kucing setelah dimandikan di pawpower.id.
Cukur Bulu: Grooming Kit Set
Alat cukur berguna untuk merapikan bulu di area yang sulit disisir, misalnya celah jari kaki. Grooming Kit Set varian 4in1 berisi pencukur L untuk bulu badan, pencukur M untuk kaki dan telinga, pencukur S untuk celah kaki, plus penggunting kuku dan 4 sisir. Bobotnya 120 gram, baterai Ni-MH 600 mAh diisi ulang lewat USB selama 2–5 jam, dan bersertifikat IPX7 tahan percikan air.
Cara pakai di rumah: mulai dari bagian yang paling mudah, pegang kulit dengan tenang, dan cukur pelan searah tumbuh bulu.
Kalau bulu sudah menggumpal parah dan menempel ke kulit, jangan dipaksa; bawa ke groomer profesional atau dokter hewan.
Telinga dan Mata: Cukup Diperiksa
Telinga yang sehat tidak perlu sering dibersihkan. Jangan masukkan cotton bud ke dalam saluran telinga, dan pakai pembersih telinga khusus hewan hanya kalau disarankan dokter hewan. Kalau telinga berbau, berair, merah, atau kucing sering menggelengkan kepala, tanyakan ke dokter hewan.
Untuk noda di sekitar mata, usap area luar mata dengan kapas atau kain lembut yang dibasahi air bersih. Jangan meneteskan cairan apa pun ke mata tanpa arahan dokter hewan.
FAQ
Alat grooming kucing apa yang sebaiknya dibeli pertama?
Sisir. Sisir dipakai paling sering dan langsung mengurangi bulu yang bertebaran di rumah. Alat potong kuku dan handuk bisa menyusul.
Seberapa sering kucing perlu disisir?
Tergantung jenis bulunya. Kucing berbulu panjang perlu disisir lebih sering karena mudah kusut; kucing berbulu pendek cukup disisir rutin untuk mengangkat bulu mati. Mulai dari sesi singkat beberapa menit.
Sisir kucing untuk bulu rontok yang seperti apa?
Pilih sisir yang memang dibuat untuk bulu rontok dan gampang dibersihkan dari bulu yang menyangkut. Deshedding Grooming Comb, misalnya, berukuran besar supaya menyisir lebih efisien dan punya tombol one click push untuk melepas bulu dari sisir.
Apakah dryer box aman untuk semua kucing?
Sebagian kucing butuh waktu untuk terbiasa. Mulai dari waktu singkat dengan pengaturan rendah, awasi terus, dan hentikan kalau kucing terlihat panik. Untuk kucing dengan masalah kesehatan, tanyakan dulu ke dokter hewan.

Leave a reply